Sabtu, 04 Februari 2012

SOP PEMBERIAN OBAT

PEMBERIAN OKSIGEN

Pengertian : memberikan oksigen kedalam paru - paru klien melalui saluran pernafasan bagian atas dengan menggunakan  alat khusus

tujuan : untuk memenuhi kebutuhan  osigen sehingga oksigenisasi jaringan terpenuhi

kebijaksanaan : klien yanng membutuhkan oksigen , oksigen segera diberikan

prosedur : Dilakukan pada klien dengan hypoksia  atau anoksia yang di sebabkan
1. trauma paru
2. kelumpuhan alat -alat pernafasan
3. syok dan klien dalam keadaan gawat
4. kelainan pada alat pernafasan ( trachiostomy, etlektasis, RDS pada neonatus )
5. kelainan jantung
6. serangan kejang lama
7. sumbatan saluran nafas
8. klien dengan narkose umum

A. persiapan alat
      1. satu set alat oksigen lengkap dalam keadaan siap pakai yang terdiri dari :
                  a. manometer
                  b. flowmeter
                  c. humidifier yang sudah terisi cairan aquabides 10 cc
      2. selang oksigen
      3. kanula hidung, nasal kanul ganda, facemask
      4. plester
      5. kapas

B. persiapan klien
      1. keluarga klien di beritahu / penjelasan tentang prusedur yang akan di laksanakan
      2. atur posisi klien senyaman mungkin

C. penatalaksanaan
      1. alat -alat didekatkan ke tempat tidur klien
      2. petugas mencuci tangan
      3. atur posisi sesui dengan kondisi pasien
      4. selang disambungkan keregulator , kemusian flowmeter dibuka dan tes ke punggung tangan lalu tutup kembali.
      5. lubang hidung klien dibersihkan dengan kapas
      6. bila menggunakan:
                  *  MASKER
                  selang ogsigen dihibungkan dengan masker zat asam atau kateter . masker dipasang pada mulut dan hidung dengan tali dikaitkan kebelakang kepala melewati telinga
                  *  KANULA
                  ujung kanula dimasukan kedalam lubang hidung , lalu pasang plester pada kedua pipi klien
                  *  OXYHOD( sungkup)
                  selang oksigen dihubungkan dengan oxyhod melaluo lubang yang tersedia, pemberian osigen minimal 5-7 liter /menit
      7. pemberian oksigen ini dapat diteruskan , selang  seling ( intermitten) atau terus menerus tergantung program pengobatan.
      8. rapihkan dan atur posisi klien senyaman mungkin
      9. petugas mencuci tangan
      10. catat pemberian oksigen dalam catatan perawatan

D. perhatian
      - hindari tindakan yang menyebabkan klien merasa sakit
      - tabung oksigen yang berisi harus selalu dalam keadaan terkunci
      - pengisian aquabides tidak boleh melewati batas ( level ) dan jaga humidifier jangan sampai  kering
      - jauhkan oksigen dari api , alkohol dan benda yang dapat menimbulkan kebakaran
      - bila pasienn glisah , pasang manset pada tangan
      - bersihkan kateter oksigen bila kotor atau digunakan lebih dari 24 jam
      - bahaya pemberian oksigen :
        menyebabkan retinolental fibrolasias ( kebutaan)
      - pemberian oksigen dalam jangka waktu lama tanpa intermiten dapat berdampak terjadinya penurunan fungsi paru( kolaps  paru)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar